Hmm kini kita ditemukan diposisi yang berbeda. Dulu kita sama sama diskusi, kamu guru yang menginspirasi. Banyak bergerak memikirkan hal hal yang harus diperbaiki untuk lebih baik, lebih indah dan lebih layak.
Pertemuan itu membuatku haru, rasanya ingin menangis saat dikantor tidak ada tempat untuk diskusi. Yah, mungkin ini adalah garis terbaik dari Allah untuknya dan untukku. Aku berharap dia bisa kuliah S2 pendidikan dan turut memajukan dunia pendidikan ini. Dan aku berharap aku lebih banyak belajar untuk berpikir solutif atas kehendak dan bantuan Allah.
Aku tahu, dunia ini sementara. Ada suka ada duka. Rasanya ingin baik terus. Ingin bermanfaat terus karena Allah. Tapi jalan itu tidak semudah yang Allah mau sesuai kehendak kita. Ada ujian penambah kekuatan kita, ada kesedihan yang mengajarkan kita untuk selalu kembali kepada Allah. Ya Allah, dunia ini isinya tidak semuanya baik sesuai inginku.
Sahabat guru
Amanah sebagai guru
Ternyata bayangan cita-cita menjadi guru waktu kecil yang terlihat hanya mengajar dan menilai, berbeda dengan saat ini yang saya alami saat menjadi guru. Guru itu tugasnya banyak juga ternyata. Karena tujuannya adalah menjadikan manusia.
Menjadi guru itu tidak mudah, semua mengenai diri kita akan ditiru juga oleh anak-anak. Senyuman kita, marahnya kita, cara bertutur kata kita sampai cara berjalan semuanya jadi perhatian anak-anak kita, Karena guru adalah orang dewasa di sekolah yang menjadi teladan.
Tugas berikutnya yang menanti sebelum terjun ke kelas adalah membuat perencanaan (lengkap dengan gaya apa yang nanti akan ditampilkan di kelas), program, methode mengajar (mengajar ini juga butuh pengalaman ternyata, karena yang kita dapat dibangku kuliah tidak 100% diberikan oleh dosen kita).
Saat menjadi guru ini kita belajar lagi, belajar bagaimana methode mengajar yang sesuai dengan anak, belajar menguasai kelas dengan banyak siswa dengan keunikannya, belajar mengadministrasikan tugas-tugas yang berkaitan dengan pembelajaran dan yang terpenting adalah kita belajar bagaimana bersikap, berbuat dengan partner atau rekan kerja kita di sekolah.
Yah, tugas yang cukup menyita waktu memang. oleh karena itu sebelum menjadi guru harus siap-siap. Senantiasa memperbaiki niat, dan rajin-rajin menyelipkan doa-doa untuk kebaikan anak-anak kita. Semoga dengan profesi kita sebagai guru, menjadi penyelamat kita di dunia dan akhirat. Aamiin
Guru Bimbingan di Sekolah Dasar
Sudah hampir satu tahun tepatnya di semester genap tahun ajaran 2017-2018 saya kembali lagi, kembali menjadi guru bimbingan konseling. Ahamdulillah bini'mati Allah berikan kesempatan ini dimana saya menyenangi dunia anak-anak. Saya menjadi guru Bimbingan dan Konseling di tingkat sekolah dasar.
Bertemu mereka mulai usia 6-12 tahun. Bahagia melihat senyuman mereka, kepatuhan mereka, cepat tanggap mereka dalam menyerap ilmu masya Allah tabarakallah sangat berbeda dengan usia smp, dimana saya juga pernah menjadi guru bimbingan konseling disana.
Senyuman manis mereka siswa di sekolah dasar ini adalah ruh kebahagiaan menghadapi aktifitas harian di sekolah.
Saat ini, lebih banyak menangani kasus dari sekitar 620 siswa saya menjadi guru bk dan didampingi wakasis. Kebayang ya menangani 620 siswa dengan satu guru bimbingan konseling, rasanya campur baur.
Sekolah yang saat ini saya tempati perlu banyak target yang ingin dicapai. Perlahan dan insya Allah pasti semoga bisa terwujud. Aku ingin mereka memiliki wali kelas yang stay di kelas. Menyapa mereka di pagi hari saat kedatangan dengan senyuman dan semangat bahagia karena Allah, mengenal dan memahami karakter mereka, mengajar dan mendidik dengan cinta karena Allah, beraktifitas dan belajar yang menyenangkan sehingga setiap saatnya yang membuat mereka semangat untuk pergi ke sekolah adalah sekolahku menyenangkan. Istirahat yang penuh dengan kebersamaan berbagi rezeki dipagi hari dengan sedekah makanan. Menunaikan sunnah sholat duha bergantian di kelas.. indahnya masya Allah. Saat kepulangan dengan salam yang dirindukan mengembalikan anak-anak kepada orang tua mereka dengan laporan perkembangan kebahagiaan dan jika ada yang kurang bersama dan terjalin komunikasi yang baik antara wali kelas dan guru. Ini dahulu mimpiku untuk sekolah baruku. Aku berharap masa mudahnya menanamkan kedisiplinan dan akhlak mulia ini bisa terwujud. Usia sekolah dasar adalah usia teladan. Mereka meneladani apa saja yang ada dihadapan mereka. Semoga jika teladan itu baik mereka mudah untuk mencontohnya. Aamiin
Insya Allah bersambung