Sudah hampir satu tahun tepatnya di semester genap tahun ajaran 2017-2018 saya kembali lagi, kembali menjadi guru bimbingan konseling. Ahamdulillah bini'mati Allah berikan kesempatan ini dimana saya menyenangi dunia anak-anak. Saya menjadi guru Bimbingan dan Konseling di tingkat sekolah dasar.
Bertemu mereka mulai usia 6-12 tahun. Bahagia melihat senyuman mereka, kepatuhan mereka, cepat tanggap mereka dalam menyerap ilmu masya Allah tabarakallah sangat berbeda dengan usia smp, dimana saya juga pernah menjadi guru bimbingan konseling disana.
Senyuman manis mereka siswa di sekolah dasar ini adalah ruh kebahagiaan menghadapi aktifitas harian di sekolah.
Saat ini, lebih banyak menangani kasus dari sekitar 620 siswa saya menjadi guru bk dan didampingi wakasis. Kebayang ya menangani 620 siswa dengan satu guru bimbingan konseling, rasanya campur baur.
Sekolah yang saat ini saya tempati perlu banyak target yang ingin dicapai. Perlahan dan insya Allah pasti semoga bisa terwujud. Aku ingin mereka memiliki wali kelas yang stay di kelas. Menyapa mereka di pagi hari saat kedatangan dengan senyuman dan semangat bahagia karena Allah, mengenal dan memahami karakter mereka, mengajar dan mendidik dengan cinta karena Allah, beraktifitas dan belajar yang menyenangkan sehingga setiap saatnya yang membuat mereka semangat untuk pergi ke sekolah adalah sekolahku menyenangkan. Istirahat yang penuh dengan kebersamaan berbagi rezeki dipagi hari dengan sedekah makanan. Menunaikan sunnah sholat duha bergantian di kelas.. indahnya masya Allah. Saat kepulangan dengan salam yang dirindukan mengembalikan anak-anak kepada orang tua mereka dengan laporan perkembangan kebahagiaan dan jika ada yang kurang bersama dan terjalin komunikasi yang baik antara wali kelas dan guru. Ini dahulu mimpiku untuk sekolah baruku. Aku berharap masa mudahnya menanamkan kedisiplinan dan akhlak mulia ini bisa terwujud. Usia sekolah dasar adalah usia teladan. Mereka meneladani apa saja yang ada dihadapan mereka. Semoga jika teladan itu baik mereka mudah untuk mencontohnya. Aamiin
Insya Allah bersambung
0 comments:
Post a Comment